Perih yang Entah

lalu ketika semua asa tak berarti

akan dinamai apakah perihal itu semua?

senda dan gurau seakan tiada arti

aku dan aku, hanya ada aku…

sampai pada titik nadir

lalu aku terdiam

seakan semua alam memberi tahuku

seakan Tuhan menyerukan kepada alam

untuk mengisyaratkan kedamaian yang seperti apa,

yang pantas untukku….

bukankah Tuhan sudah terlalu baik?

 

 

Iklan